Cara Mengatasi Darah Tinggi saat Hamil

Cara mengatasi darah tinggi saat hamil

Tekanan darah tinggi atau Hipertensi adalah kondisi dimana tekanan darah Anda lebih tinggi dari 120/80 mmHg. Dampak tekanan darah tinggi pada ibu hamil dapat menyebabkan masalah komplikasi kesehatan pada ibu dan bayi dalam kandungan.

Tekanan darah tinggi selama kehamilan tidak selalu menyebabkan masalah serius. Namun, jika tidak diatasi secara tepat, hipertensi dapat mengancam keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan. Seperti:

  • Mengurangi Aliran Darah pada Placenta
  • Kerusakan Placenta
  • Kerusakan Organ pada Ibu
  • Kelahiran Prematur
  • Masalah Penyakit Kardiovaskular

Pelajari faktor risiko dan penyebab darah tinggi sebelum kehamilan merupakan salah satu cara efektif untuk menghindari komplikasi yang dikarenakan darah tinggi.

Penyebab Darah Tinggi Ibu Hamil

Mengutip National Heart, Lung and Blood Institute (NHLBI) Amerika Serikat, terdapat beberapa faktor penyebab masalah tekanan darah tinggi pada wanita hamil. Yakni:

  • Kelebihan Berat Badan
  • Makanan Pantangan Darah Tinggi
  • Malas Berolahraga
  • Merokok
  • Mengonsumsi Alkohol
  • Kehamilan Anak Pertama
  • Faktor Genetis
  • Kehamilan Anak Kembar
  • Hamil di usia 40 Tahun keatas

Gaya hidup yang tidak sehat merupakan faktor utama penyebab darah tinggi saat kehamilan seperti malas bergerak, mengonsumsi makanan pantangan darah tinggi dan kelebihan berat badan.

Wanita yang menjalani kehamilan anak pertama juga berisiko masalah tekanan darah tinggi. Pun demikian, wanita yang mengandung anak kembar juga dapat menyebabkan hipertensi karena faktor stress sementara.

Hamil pada usia 40 tahun juga berisiko tinggi menderita tekanan darah tinggi.

Mengutip American Society for Reproductive Medicine, penggunaan teknologi selama proses program bayi tabung juga meningkatkan tekanan darah tinggi selama proses kehamilan.

Wanita yang memiliki riwayat tekanan darah tinggi sebelum kehamilan juga merupakan faktor penyebab hipertensi selama kehamilan.

Cara Mengatasi Darah Tinggi pada Ibu Hamil

Mengatasi darah tinggi menuntut Anda untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih sehat, Anda bisa memulai dengan mengonsumsi makanan sehat, menghindari makanan pantangan darah tinggi dan rutin berolahraga ringan.

Meski selama kehamilan wanita pasti mengalami kenaikan berat badan sehingga mengharuskan Anda konsultasi kepada dokter mengenai diet sehat yang dapat Anda aplikasikan.

Kebutuhan nutrisi bagi ibu hamil berbeda-beda satu sama lain, temui ahli gizi yang dapat membantu Anda menyusun program diet Anda yang aman selama kehamilan.

NHLBI Amerika Serikat menekankan untuk menghindari kebiasaan buruk yang mengakibatkan naiknya tekanan darah Anda seperti kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol.

Selama kehamilan, umumnya wanita mengalami perubahan hormon, psikologi dan fisik. Kondisi ini dapat menyebabkan stress, yang akhirnya menyebabkan naiknya tekanan darah ibu hamil. Lakukan hal-hal yang menyenangkan dan menenangkan Anda jika merasa jenuh dan ungkapkan kondisi Anda pada suami untuk mengurangi stress.

Selain cara alami diatas, terdapat juga obat-obatan medis yang dapat Anda konsumsi untuk mengatasi tekanan darah tinggi ibu hamil.

Namun, mengutip dari MayoClinic terdapat beberapa obat tekanan darah tinggi yang dilarang bagi ibu hamil karena mempengaruhi langsung tumbuh kembang bayi dalam kandungan.

Obat-obatan yang dilarang adalah :

  • ACE Inhibitor
  • Renin Inhibitor
  • Angiotensin Receptor Blockers

Sebaiknya konsultasikan kepada dokter sebelum Anda mengonsumsi obat penurun darah tinggi ibu hamil untuk mengetahui risiko pada ibu hamil.

Demikian pembahasan mengenai Cara Mengatasi Darah Tinggi saat Hamil, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda mengenai penanganan darah tinggi selama kehamilan Anda atau pasangan.

Manfaat Kafein

admin
2 min read

Radioterapi Adalah

admin
1 min read

Manfaat Buah Tomat

admin
1 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *